Oleh admin, 8 April 2026.
LPH UNEJ – Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Universitas Jember (UNEJ) terus berkomitmen memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam ekosistem penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH). Hal ini dibuktikan melalui kehadiran Ketua LPH UNEJ, Dr. Maria Belgis, STP., MP., didampingi oleh Auditor Halal LPH UNEJ, Indah Ibanah, S.P., M.Si., dalam agenda Rapat Koordinasi (Rakor) dan Halalbihalal yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur.
Acara yang berlangsung pada Selasa (7/4/2026) di Kantor MUI Jawa Timur, Jl. Raya Wisma Pagesangan No. 204 Surabaya ini, menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi kelembagaan antara Komisi Fatwa MUI Jawa Timur dengan LPH se-Jawa Timur.
Ketua MUI Jawa Timur Bidang Fatwa, Dr. KH. Abdullah Syamsul Arifin, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas kompetensi dalam menjalankan tugas pelayanan umat, khususnya pada proses sertifikasi halal. Mengingat momen yang masih berada di bulan Syawal, beliau juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin sebagai fondasi untuk memperbaiki komunikasi dan kerja sama ke depan.
“Tidak ada manusia yang mampu bekerja sendiri secara sempurna. Oleh karena itu, dalam menjalankan tugas-tugas keumatan, termasuk dalam proses sertifikasi halal, dibutuhkan kolaborasi lintas kompetensi,” jelas Dr. KH. Abdullah Syamsul Arifin.
Lebih lanjut, beliau menyoroti pentingnya konsep at-tashawwur atau pemahaman komprehensif terhadap suatu persoalan sebelum menetapkan fatwa halal. Menurutnya, kajian terhadap suatu produk harus dilakukan secara mendalam dan melibatkan berbagai disiplin ilmu agar tidak terjadi ketidaktepatan dalam keputusan hukum.
Kehadiran Dr. Maria Belgis, STP., MP. dan Indah Ibanah, S.P., M.Si. sebagai representasi LPH UNEJ dalam forum ini menegaskan posisi Universitas Jember yang siap sedia dalam mendukung proses at-tashawwur tersebut. Sebagai lembaga yang lahir dari rahim perguruan tinggi, LPH UNEJ memiliki dukungan sumber daya manusia dan fasilitas laboratorium yang mumpuni untuk memastikan setiap produk yang diajukan benar-benar memenuhi standar kehalalan.
Dalam Rakor tersebut, LPH UNEJ duduk bersama perwakilan LPH dari berbagai perguruan tinggi negeri dan lembaga terkemuka lainnya se-Jawa Timur. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih solid, koordinasi yang lebih efektif, serta kolaborasi yang semakin kuat antara LPH UNEJ dan Komisi Fatwa MUI Jatim.
Dengan semangat kebersamaan pasca-Idulfitri, sinergi ini diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan LPH UNEJ kepada para pelaku usaha, demi memberikan jaminan kehalalan produk yang beredar di masyarakat secara akurat, cepat, dan kredibel.